Selasa, 10 Mei 2011

Ilmu Pengasih Hulubalang Sumbang

Ilmu Ini sangat termasyur , untuk membuat orang yang menyakiti hati, menolak cinta , bahkan sampai diludahi dan dipukuli akan menghiba minta belas cinta si pengamal.
Ini berdasarkan cerita dari mulut ke mulut yang sudah berkembang ratusan tahun yang lalu, dari sumatra, ke jawa lalu ke makasar dan sampai ke kalimantan pula seiring dengan berkembangkan budaya melayu..itulah awal kata kata sumbang yang diselipkan di minyak ini, saking kuatnya daya pelet ilmu ini sampai tidak mengenal suku, agama, ras bahkan jenis kelamin. Makanya hanya diceritakan saja dan jarang dibabar sampai tuntas. Agak mirip Minyak Adam Sumbang, tetapi spesialis ini untuk mendapatkan yang derajat nya lebih tinggi..

Label: , , , , , , , , , , , ,

Ilmu Melumpuhkan orang dzolim

KLIK DISINI UNTUK PENGGEMAR BULU PERINDU ONLINE
Rabu, 22 Desember 2010
AMALAN MELUMPUHKAN ORANG DZOLIM
Persaingan hidup yang kian tajam potensial menimbulkan pergesekan di antara sesama. Melihat Anda selangkah lebih maju, sangat mungkin ada pihak yang ingin mendzolimi Anda. Karena itu penting artinya untuk membentengi diri .

bacaan amalannya :

- FAQUTI’A DAABIRUL QOUMIL LADZIINA ZOLAMUU WAL HAMDULILLAAHI ROBBIL AALAMIIN (Q.S. AL AN’AM; 45) 21 x
- YA JALIL 73 x

CARANYA:
Dirikanlah sholat Hajat 2 rakaat pada malam Jum’at pukul 02.00 dinihari. Setelah salam bacalah kedua amalan di atas. Insya Allah Anda akan terlindung dari kejahatan orang-orang yang dzolim baik yang nyata maupun gaib sifatnya.

Label: , , , , ,

Wirid HASRAT JADI KENYATAAN

Setiap orang tentu saja memiliki hasrat dalam hatinya. Agar hasrat, tentu saja harus yang bersifat positif, dapat terwujud menjadi kenyataan, maka amalkanlah wirid rahasia kaum Sufi berikut ini. Insya Allah akan ada kejutan dalam hidup Anda.

Bcaan wiridnya :
- ROBBANAA WASI’TA KULLA SYAI’IN ROHMATAN WA ILMAN, FA’AMMAA ING KAANA MINAL MUQORROBIIN FAROUHUN WA ROYHAANUN WA JANNATUN NA’IIM (Q.S. AL MU’MIN; 7 dan Q.S. AL WAQI’AH; 88-89). Dibaca 21 x
- YA ROHMAN YA ROHIIM. Dibaca 200 x

Kedua amalan ini dibaca ba’da sholat fardhu.

Label: , , , , , , ,

WIRID ANTI KEJAHATAN

Dewasa ini kejahatan merajalela dengan berbagai bentuk. Untuk membentengi diri dari berbagai tindak kejahatan, lakukanlah amalan berikut ini. Penting diingatkan, wirid ini merupakan warisan para Ulama Sufi yang sudah terbukti sangat ampuh.

Bacaan wiridnya:
- SALAAMUNG QOULAM MIRROBBIRROHIIM 21 x
- YA SALAM 131 x
- YA SAMI’ 180 x

CARANYA: Puasa 3 hari dimulai pada hari Selasa Kliwon. Niat puasanya: NAWAITU SOUMA GODIN LI QODO’I HAJATII SUNNATAN LILLAAHI TA’ALA. Selama puasa tidak boleh mengkonsumsi makanan yang mengandung nyawa dan segala sesuatu yang keluar darinya.

- Ketiga amalan tersebut dibaca setiap ba’da sholat Subuh dan Ashar.
- Selama puasa malam harinya dirikan sholat Hajat 2 rakaat, dan seusai salam baca ketiga amalan di atas.
- Untuk penyepuhan agar kekuatannya lebih dahsyat maka biasakanlah puasa pada hari lahir (weton).

Label: , , , , , ,

Mendatangkan bala tentara gaib

KLIK DISINI UNTUK PENGGEMAR BULU PERINDU ONLINE
Rabu, 22 Desember 2010
Mendatangkan Bala Tentara Gaib
Situasi keamanan, terutama di kota-kota besar semacam Jakarta, dewasa ini memang sangat rawan. Aksi-aksi kejahatan, dengan berbagai macam modus, bisa mengancam siapa saja, dan kapan saja. Salah satu langkah prepentif untuk pengamanan diri adalah dengan mengamalkan ritual gaib.

Amalan mendatangkan Bala Tentara Gaib ini mungkin jadi pilihan:
“YA MALIKAYAUMIDDIN IYYAKA NA’BUDU WA IYYAKA NASTA’IIN”
Jika Anda sedang dalam terancam bahaya yang mengancam keselamatan (nyawa), baik karena ancaman kejahatan atau musibah/kecelakaan, maka bacalah mantera di atas. Cukup 1 kali saja. Insya Allah akan segera datang bala bantuan dari Malaikat yang diturunkan oleh Allah SWT.

Label: , , , , , ,

ILMU MALIH RUPA

Kekuatan ilmu ini mampu mengelabui pandangan musuh. Cara menguasainya…?

Suatu ketika, di pinggiran hutan yang lebat, tatkala Kanjeng Sunan Kalijaga tengah melakukan perjalanan syiar Islam, ia dicegat oleh segerombolan perampok yang sudah terkenal kekejamannya. Dengan polos wali yang juga dikenal sebagai Syech Malaya ini mengatakan bahwa dirinya tak memiliki harta yang layak. Tetapi apa lacur, pemimpin perampok itu tak mempercayainya. Bahkan dengan garang ia memerintahkan anak buahnya untuk menggeledah.
Mendapat perlakuan yang tidak senonoh, Sunan Kalijaga hanya tersenyum. Ia bertekad untuk memberi pelajaran kepada para perampok itu agar kembali ke jalan yang benar. Manakala mereka mulai mendekat, dengan tenang Kanjeng Sunan Kalijaga mengibaskan kain panjang yang tersampir di pundaknya. Dan apa yang terjadi, tenaga kibasan itu ternyata mampu membuat para perampok porak-poranda.
Melihat kejadian itu, Ki Jaghana, sang pemimpin perampok menjadi berang. Ia langsung memasang kuda-kuda dan bersiap-siap menyerang Kanjeng Sunan Kalijaga dengan pedangnya. Dengan gerakan yang garang, ia mulai mendekati sasarannya. Sekali ini, Sunan Kalijaga merapalkan ilmu Malih Rupa. Begitu usai, mendadak tubuh Kanjeng Sunan Kalijaga telah berada tak jauh dari Ki Jaghana.
Ki Jaghana semakin bernafsu. Dengan teriakan keras ia langsung menyabetkan pedangnya ke tubuh Sunan Kalijaga. Aneh, Kanjeng Sunan Kalijaga tak menghindar. Ia membiarkan pedang yang demikian tajam itu menghantam tubuhnya.
Melihat kejadian itu, sudah barang tentu membuat para pengikut Ki Jaghana menjadi berang. Dengan ganas salah seorang anak buah Ki Jaghana melabrak. Begitu ia akan melompat, sebuah tangan yang halus telah menahan gerakannya. Tangan Kanjeng Sunan Kalijaga. Belum sempat ia membuka mulut, dengan penuh wibawa Kanjeng Sunan Kalijaga berkata, “Jangan panik, yang diserang hanyalah pohon asam. Bukan aku!”
Ketika anak buah Ki Jagahana ini akan bertanya lebih jauh, terdengar suara lembut Kanjeng Sunan Kalijaga menambahkan, “Jika ingin tahu, pejamkanlah matamu. Lihatlah dengan mata batinmu. Maka engkau akan tahu apa yang terjadi.”
Beberapa anak buah Ki Jaghana pun melakukan apa yang disarankan oleh Kanjeng Sunan Kalijaga. Dan apa yang terjadi, mereka melihat, dengan membabi buta Ki Jaghana yang merasa membabatkan pedangnya ke tubuh Sunan Kalijaga itu ternyata hanya menetakkan pedangnya ke batang pohon asam. Karena tubuh yang ditebas tak juga roboh, akhirnya Ki Jaghana kehabisan tenaga. Dan ia menjadi terkejut bercampur malu, tatkala Kanjeng Sunan Kalijaga mulai mencabut ilmunya, ternyata ia hanya menetak sebatang pohon asam. Akhirnya, Ki Jaghana menyerah dan menyatakan taubat serta memeluk agama Islam yang disebarkan oleh Kanjeng Sunan Kalijaga.
Itulah kisah kehebatan Ilmu Malih Rupa. Ilmu-ilmu yang pernah dimiliki oleh para wali atau para linuwih pada zamannya itu ternyata tak lekang dimakan zaman. Buktinya, walau dengan diam-diam banyak orang yang masih mempelajarinya.

Agar para pembaca tidak penasaran, di bawah ini saya sertakan mantra Ilmu Malih Rupa yang sangat dahsyat itu:
Sang mulyo langgeng,
Urip Dzat sampurno aku,
Hu Allah. …” (Baca 3 kali).

Sedangkan persyaratan atau tata cara untuk mendalami ilmu ini adalah sebagai berikut:
- Mandi keramas pada tengah hari.
- Melakukan sholat hajat khusus (dengan permohonan agar bisa menguasai Ilmu Malih Rupa).
- Puasa ngebleng selama 3 hari 3 malam, yang tiap malamnya mantra tersebut tadi harus dibaca sebanyak 99 kali. Bila puasa ini sudah dijalani maka tiap hari mantra ini cukup dibaca 3 kali saja.
Demikian kajian ilmu Malih Rupa yang merupakan warisan Kanjeng Sunan Kalijaga atau Syech Malaya. Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan para pembaca tentang keampuhan ilmu kadigjayaan peninggalan para leluhur

Label: , , , , , ,

ilmu ludah putih

Seperti telah kita ketahui bersama, bahwasanya tanah Jawa merupakan gudang dari ribuan ilmu gaib. Ada ilmu kebal, penglimunan, trawangan, gendam, sirep, yang kesemuanya itu harus ditempuh dengan ritual-ritual khusus. Banyak sekali diantara yang masih menggunakan bacaan mantra-wara (perpaduan). Hal ini dapat diterima, asalkan kita mengerti makna dari mantra tersebut dan hanya memohon kepada Allah, untuk apa mantra tersebut kita hajatkan.
Dalam ulasan berikut ini, kami akan mengetengahkan suatu ilmu dari hikmah Jawa – Islam yang berfungsi untuk kekebalan dari panasnya logam dengan jilatan ludah, berjuluk AJI IDHU PUTIH (Aji ludah putih). Konon ilmu tersebut merupakan warisan dari para empu pembuat keris pusaka yang setiap harinya harus bergelut dengan logam panas, yang telah disempurnakan dengan hikmah Islam.
Menurut pengalaman, tingkat keberhasilan dari ritual ini mayoritas tergantung pada keiklasan dan keyakinan dari sang pelaku. Apabila ilmu itu berhasil Anda kuasai, Insya Allah logam panas jenis apapun akan mampu Anda jilat dangan leluasa tanpa merasakan rasa panas sedikitpun.


CARA MENEMPU AJI IDHU PUTIH TERSEBUT ADALAH SEBAGAI BERIKUT
A. Amalan awal
a. Anda harus melakukan puasa mutih nurani selama 3 hari. Artinya, sahur dan berbuka seperti biasa, namun yang dimakan nasi putih dan air putih saja. Setelah berbuka, dilarang untuk makan apapun sampai waktu sahur. Kalau bisa, mulailah puasa pada hari Selasa Kliwon. Selama puasa, usahakan untuk menjaga ucapan yang keluar dari mulut anda.
b. Selama masa puasa, ada 3 macam amalan yang harus anda tempuh, yaitu :
- Amalan setiap selesai sholat fardhu,
1. Mewiridkan asmal husnah ” Al ‘Afuwwu ” 200 kali
2. Setiap mewiridkan Asmal Husah diatas, bacalah mantra aji idhu putih berikut ini 3 kali :
“Bismillahirahmanirrahiim,
Ana dzat, daima ana pangeran
Iman adem, adem asrep katiban idhuku putih
Laa haula walaa quwwata illa billaahil’aliyyil’adziim”

- Amalan khusus setelah sholat isya’
Setelah selesai Sholat Isya (seusai ritual bacaan wirit dan mantra diatas) anda harus membaca surat Ibrahim seluruhnya sekali.
- Amalan setiap pukul 24.00
Lakukan sholat hajat khusus 4 rakaat 2 salam, dengan rincian
1. Rokaat 1, setelah Al Fatihah, baca Al Ihklas 10 kali
2. Rokaat 2, Setelah Al-Fatihah, baca Al Ikhlas 20 kali kemudian salam, lalu berdiri sholat lagi.
3. Rokaat 3, setelah Al Fatihah, baca Al Ikhlas 30 kali
4 Rakaat 4, setelah Al Fatihah, baca Al Ikhlas 40 kali kemudian salam, dilanjutkan mewiridkan :
* Istighfar 21 kali.
* Laailaahaillallah 21 kali.
* Sholawat 21 kali.
* Mantra Idhu putih 21 kali.

c. Pada hari akhir puasa, jangan tidur sampai pagi hari. Isi waktu anda ketika melek (menunggu pagi) dengan mewiridkan Al’Afuwwu semampunya. Jangan sampai tertidur barang semenitpun (Jawa : Ketliyep).

B. Amalan Lanjutan
Sebagai amalan lanjutan setelah menjalani ritual puasa adalah :
- Mewiridkan “Al Afuwwu” 200 kali tiap selesai sholat fardhu secara kantinyu. Apabila berhalangan, dapat diganti pada waktu senggang. Yang penting, usahakan dalam sehari anda mewiridkannya lebih kurang 1000 kali.
- Membaca mantra Aji Idhu putih 3 atau 7 kali setiap selesai sholat Magrib dan Subuh.
Hal diatas, merupakan upaya untuk mempertajam aji Idhu putih yang telah anda tirakatat.


C. Mencoba Aji Idhu Putih
Untuk menguji tingkat keberhasilan dari laku yang telah anda jalani, lakukan percobaan sederhana terlebih dahulu seperti yang akan kami contohkan berikut ini :
-Panaskan seutas kawat yang berpegangan kayu (dapat anda buat sesukanya). Bakarlah sampai memerah bara.
- Setelah itu,bacalah Al Afuwwu 3 kali dan mantranya sekali dengan amegeng (menahan nafas). Kemudian, jilatlah perlahan logam tersebut membara itupun akan terasa dingin bagaikan es pada lidah anda.
Yang harus anda ingat, setiap akan melakukan atraksi apapun, bacalah terlebih dahulu amalan seperti pada waktu anda melakukan percobaan. Lakukan dengan penuh keyakinan. Selamat mencoba, semoga berhasil!!!!

Label: , , , , , ,

AJI ALU ROGO

Sudah menjadi suratan alam, lelaki selalu ingin menunjukkan keperkasaannya di atas ranjang. Padahal, mereka tak punya waktu untuk menjadi perkasa secara alamiah…

Sebelum jenis obat keperkasaan menjamur seperi sekarang, nenek moyang kita telah melakukan olah batin untuk hal yang satu ini. Oleh karena itu jangan heran, pada zamannya, seorang raja memiliki lebih dari satu istri dan hidup bahagia serta perkasa hingga akhir hayatnya.
Sungguh beruntung, di tengah-tengan keadaan masyarakat yang menginginkan segala sesuatu yang serba instant, Penulis bertemu dengan Mas Tono. Dia adalah sahabat Penulis yang pernah mendapatkan ijazah Ajian Alugoro dan Ajian Pengiket Sukmo dari salah seorang spiritualis yang bermukim di bilangan Sukoharjo, Jawa Tengah.
Menurutnya, Ajian Alugoro amat bermanfaat untuk urusan seks. Sementara itu, Ajian Pengiket Sukmo amat berguna untuk mengikat kesetiaan isteri agar dia tetap setia dan tidak berniat untuk memiliki PIL.
Bila Ajian Alugoro dibaca sebelum melakukan hubungan seksual, maka (konon) penis akan menguat bahkan membesar sebagaimana yang dikehendaki. Dengan kata lain, bagi yang sudah menguasainya, dijamin tidak akan pernah loyo walau tubuh sudah dimakan oleh usia.

Adapun laku ritualnya, adalah:
1. Melakukan puasa sunnah selama lima hari, dimulai pada hari Selasa atau hari Kamis dengan niat untuk mendapatkan ridho Allah agar dapat menguasai Ajian Alugoro. Selama puasa, hanya boleh menyantap makanan kering yang tidak berkuah.
2. Puasa dijalankan tanpa putus. Dan usia mendirikan shalat Maghrib dan Subuh, ajian dibaca sebanyak empat puluh empat kali. Dan pada tengah malam, dirikan shalat hajat atau shalat tahajud guna mendapatkan ridho Allah agar bisa menguasai ilmu ini. Mantra cukup dibaca tiga kali saja.
3. Mantra yang harus dilafadzkan, adalah:
Bismillahirrahmannirrahim.
Bayu mulur, bayuku si sabdo geni,
Bayuku si sabdo joyo,
E … gedene sak lengenku,
Ramuh siro tangio.
4. Setelah puasa selesai, buatlah upacara syukuran berupa nasi tumpeng dan ingkung ayam untuk dimakan bersama keluarga.
5. Pada saat hendak senggama, baca Shalawat Nabi tiga kali dan mantra cukup sekali, lalu, tiupkan pada penis. Dan ajian ini akan semakin menyatu bila seusai shalat Maghrib dan Subuh dibaca masing-masing tiga kali dalam satu tarukan nafas.
Sementara, ritual Ajian Pengiket Sukma adalah sebagai berikut:
1. Lakukan puasa sunnah selama tiga hari, yang dimulai pada hari Selasa atau hari Kamis dengan niat untuk mendapatkan ridho Allah agar dapat menguasai Ajian Pengiket Sukma.
2. Puasa dijalankankan tanpa putus. Usai mendirikan shalat Maghrib dan Subuh, ajian ini dibaca tiga puluh tiga kali. Dan pada tengah malam, dirikanlah shalat hajat atau tahajud guna memohon ridho Allah agar bisa menguasai ilmu ini dengan sebaik-baiknya.
3. Adapun mantra Ajian Pengiket Sukmo, adalah:
Bismillahirrahmannirrahim.
Idzkola Yusufi li aabadi inii,
Ro’aitu ahada asyara,
Kaukabau wasy syamsa wa ummi …,
Ro’aituhum lisaajidin.
4. Seusai puasa, buatlah acara syukuran berupa nasi tumpeng dan ingkung seekor ayam untuk dimakan bersama keluarga.
5. Seyogyanya, ajian ini dibaca setelah ajian di atas diucapkan. Dan untuk menggunakan ajian ini cukup membaca shalawat nabi tiga kali dan manteranya sekali. Kemudian tiupkan pada penis. Ajian ini akan menyatu bila selalu dibaca tiap hari seusai mendirikan shalat Maghrib dan Subuh sebanyak tiga kali dalam satu tarikan nafas.
Demikian dua ajian yang merupakan satu paket kesatuan tak terpisahkan untuk kelanggengan hidup berumah tangga. Semoga bermanfaat.

Label: , , , , , ,

AJI BAYU BAJRA

“Pamuji rahayu.., monggo Ki dipun lanjut ilmunipun … kulo suwun upami mboten awrat penggalih, dipun wedar ngilmu aji maruta…, supaya saya kalu bepergian jauh ndak usah naik kendaraan Ki.. ngirit ongkos hehehe…maklum bensin mahal, aftur juga mahal…,naik piet onthel ga tekan tekan je….hehehe..kesuwen. nyuwun jembaring penggalih pangapunten.matur sembah nuwun. salam sihkatresnan, Rahayu….

Sebagai rasa hormat saya kepadanya sekaligus untuk nguri-uri kebudayaan lokal yang kaya dimensi dan penuh dengan kearifan, maka pada kesempatan ini akan dibeber soal ilmu aji bayu bajra yang serupa dengan aji maruta.

Sekitar tahun 80-an di kawasan selatan gunung Semeru, perbatasan Kabupaten Lumajang-Malang, Jatim di hutan lindung yang lebat masih banyak menjumpai orang-orang yang memiliki ilmu/Aji Bayu Bajra. Mereka pating gleber seperti burung. Hinggap (Menclok) dari pohon yang satu ke pohon yang lain. Persis seperti di film-film silat. Yang membedakan adalah saat kita dekati, mereka akan menjauh dan sama sekali tidak ingin identitasnya diungkap.

Suatu ketika dalam sebuah maneges, saya menjumpai seseorang pemilik ajian bayu bajra di wilayah itu. Duduk bersila di sebuah batu besar di tengah sungai mengalir gemericik. Saya mencoba menyapanya dengan salam. Dia tidak menjawab. Baru ketika saya mencoba untuk menggunakan bahasa tubuh yang artinya bahwa saya ingin bercakap-cakap dengannya, maka dia akhirnya memberi isyarat. Jari telunjuknya ditempatkan di depan mulut. Matanya memandang santun dan lembut mata saya. Sebuah sorotan yang sejuk namun tegas dan berdaya.

Batin saya langsung membaca ini orang waskita yang tidak sembarangan: dia sedang maneges kepada Gusti. Belum sempat saya meneruskan komunikasi dengan bahasa tubuh yang lain, dia langsung meloncat ke sebuah pohon yang rimbun dan meneruskan melompat ke pohon yang lain. Hingga akhirnya hanya gerakan-gerakan dedaunannya saja yang terlihat. Orang waskita itu pun menghilang.

Saya hanya berujar: Selamat jalan, hamba Gusti Allah yang waskita ….

Orang yang bisa terbang atau meloncat dari dahan yang satu ke dahan yang lain ini bagi para leluhur tanah Jawa adalah soal yang mudah. Gaya hidup keseharian para leluhur yang dekat bahkan menyatu dengan alam membuat mereka mampu menemukan ilmu/aji yang beraneka rupa. Hobi para leluhur yang gentur olah rasa/batin, menggunakan ilmu titen untuk membaca fenomena alam dan gemar mempersatukan diri dengan semua jenis kekuatan (fisik dan metafisik) membuat mereka digdaya.

Para leluhur tidak perlu membeli handphone dan SMS untuk menghubungi para sedulurnya. Mereka juga tidak bisa menggunakan email atau facebook untuk saling curhat. Dari keterpisahan jarak dan waktu, mereka menggunakan kemampuan intuisi untuk saling berkomunikasi (orang sekarang menyebut telepati). Namun, bila dirasa sangat 'urgent 'untuk bertemu dengan sedulurnya, mereka akan berjalan kaki atau menggunakan kuda sebagai alat transportasi. Segelintir leluhur lain yang waskita akan menggunakan ajian Sapu Jagad dan Bayu Bajra untuk bepergian jarak jauh.

Aji Bayu Bajra mensyaratkan agar penggunanya sudah memiliki kedewasaan mental spiritual. Ia haruslah orang yang sudah “berumur” dan tidak ingin menonjolkan diri lagi di depan publik. Dia sepi ing pamrih rame ing gawe. Tubuh fisiknya bisa seringan kapas karena dia tidak lagi diliputi nafsu keduniawian sedikitpun sehingga yang ada dalam hidupnya hanyalah menunggu titah-Nya saja. Jiwa yang masih “berat” condong ke dunia, mustahil memiliki ilmu ini dengan seempurna.

Para pemilik ilmu ajian ini adalah orang yang sangat pendiam. ‘Tapa meneng’ dan hanya boleh berbicara bila sangat terpaksa. Satu dua kalimat pun harus diucapkan dengan bijaksana. Yakni untuk menyampaikan ajaran-ajaran kebajikan yang menjadi tanggungjawab besarnya di dunia. Laku prihatin dan hidupnya harus bisa diteladani oleh orang yang pernah melihat dia walau hanya sekelebat.

Matra untuk matek Aji Bayu Bajra diingatnya di luar kepala. Itu mencerminkan jiwanya yang bebas seperti burung….
Mantranya adalah:

“Hong Wilaheng,Ingsun amatak ajiku si aji Bayu Bajra.

Putune Bayu Bajra, yo aku.
Sing duwe angkoso, sing duwe langit,
sing duwe awang-awang.
Aku mabur koyo manuk,
Kemlebat koyo alap-alap.
Mabur koyo bidho kang ora nate kesel.
Mabur……burrr!.
Maburku luwih banter tinimbang angen-angen...”.

Itulah mantra yang dibaca oleh hamba Gusti Allah yang pernah saya jumpai di kawasan selatan gunung Semeru yang kini entah ada di mana.

Label: , , , , , ,

Ilmu Sebangsa LEAK BALI

Di Bali tak hanya ada Leak. Ada juga yang namanya Desti, semacam santet yang menumbalkan roh korbannya kepada Btari Durga....

Selama ini kita hanya akrab dengan santet buatan dukun di Jawa, Bahkan sebelum Soeharto lengser kita dikagetkan dengan terbunuhnya ratusan dukun santet di Jawa Timur, Jawa Tengah, bahkan hampir di seluruh Jawa.
Santet, teluh, tenung atau apapun namanya disebarkan oleh dukun dengan maksud melampiaskan sakit hati pelanggan yang memintanya. Santet Jawa konon dibuat dengan mendatangi kuburan saat malam Jumat Kliwon, kemudian sang dukun dengan menggunakan telur akan mengirimkan kekuatan kepada para korbannya.

“Makanya kami menyebutkannya sebagai kekuatan teluh, karena bahan baku utamanya memang telur,” tutur Tasrip, dukun santet yang berpraktek di Semawang, Sanur.
Di Bali, menurut Tasrip yang telah 15 tahun berpraktek membantu korban santet juga ada kekuatan serupa itu. Tapi namanya bukan santet, melainkan Desti. Kekuatan Desti bahkan lebih dahsyat, karena bila santet bisa dipulihkan dalam waktu seminggu, Desti bisa bersemayam di tubuh korban seumur hidup.
Seperti yang dialami Putu Ana,18 tahun, yang sejak berusia setahun terserang Desti, bahkan yang terkena bukan dia sendiri. Tapi juga seluruh keluarganya.
Seperti dituturkan oleh Nyoman Suparta, 50 tahun, ayah Putu Ana. "Saat anak saya berusia setahun, dia tiba-tiba panas, ini setelah kakak lelakinya meninggal mendadak juga karena serangan Desti itu," Suparta mengawali kisahnya.
Anak lelakinya sempat sakit seminggu, dibawa ke dokter kemudian sembuh, tapi saat kumat tanpa jelas penyebabnya langsung mati mendadak. Mungkin karena Putu Ana memang dekat dengan sang kakak dia juga kena pengaruh Desti.
"Yang pasti, sejak itu anak saya menunjukkan gejala, kakinya lumpuh, bicaranya cadel dan tak bisa mengingat apapun," tambah Suparta.
Telah lebih dari 100 dukun yang didatanginya, lebih dari 100 tempat dikunjungi untuk memohon kesembuhan, tapi sampai saat Putu Ana yang semestinya duduk di bangku SMA itu sikapnya masih mirip seperti bocah umur tiga tahun. Menurut dokter yang memeriksanya Ana ditengarai mengidap sakit kelainan gen, karena orang tuanya ada hubungan darah.
"Tapi menurut seluruh dukun yang saya datangi, anak saya dibilang terkena Desti, arwahnya konon telah dipersembahkan pada Btari Durga untuk menambah kesaktian orang yang bermaksud jahat itu,” papar dia.
Tasrip menduga Putu Ana terkena Desti, yang pelakunya iri dan sangat benci pada keberhasilan keluarga petani sayur ini. Picu persoalannya adalah ketika Suparta memutuskan kawin lagi karena istri pertamanya tidak setia. Ketika itulah ada orang yang membantu si pemasang Desti untuk melampiaskan sakit hatinya.
"Yang pasti dia bukan isteri pertama saya, karena setalah dibawa ke dukun sakti dia diteropong luar dalam dan tak ada kekuatan Desti pada tubuhnya. Jadi ada kekuatan lain yang bukan dari isteri saya yang memasang Desti itu," tegas Suparta.
Yang pasti, sejak usia 2 tahun selain menunjukkan kelumpuhannya, Putu Ana juga menjadi lamban cara berpikirnya. Saat berusia 5 tahun, bahkan tubuhnya melonjak dratis, sehingga dia tak bisa berjalan. "Padahal makannya biasa saja hanya tiga kali sehari, menurut bidan puskesmas, itu karena jarang olah raga, tapi menurut dukun memang bawaan Desti yang menyerangnya," tambah Suparta lagi.
Desti muncul karena permintaan sang pemohon di kuburan tapi tidak menggunakan telur seperti di Jawa. "Dukun yang mempraktekkan Desti cukup membawa sesajen lengkap, kemudian memohon agar penguasa kuburan melakukan ini dan itu seperti permintaan klien sang dukun, maka dalam hitungan hari si korban akan menunjukkan gejala mati raga, lumpuh, cadel, lamban berpikirnya, bahkan kadangkala bila Destinya kuat si korban bisa mati mendadak," ungkap Tasrip.
Konon, sampai sekarang belum ada cara penyembuhannya. Ini karena dukun yang memasang Desti biasanya amat sukar dilacak. “Karena biasanya seperti yang saya alami ada sekitar 8 orang yang saya curigai, mana yang mesti kita mintai pertanggungjawabannya, salah-salah melahan dia balik menyeret saya dari sisi hukum karena dituduh memfitnah,” papar Suparta.
Maka upayanya dalam penyembuhan Putu Ana terbilang lamban, apalagi dari hasilnya sebagai petani sayur dia tak bisa datang setiap saat ke dukun pemusnah Desti.
Sehari-harinya Ana hanya bisa tergolek lesu di ranjang yang khusus dibuatkan keluarganya. Untuk mandi atau ganti pakaian harus dibantu oleh kakaknya yang bernama Ayu. Tapi saat rumahnya kosong dia kadangkala masih bisa bersijingkat pelahan seperti melata masuk dapur atau ke kamar mandi.
"Pernah karena rumah kosong ditinggal penghuni dia nekat pergi ke warung dan hampir diserempet sedan yang melintas, dan dia hanya ketawa-tawa saat dimarahi. Dia memang tak sadar akan dirinya," papar Ayu yang bekerja sebagai clening service di pasar swalayan.
Sejak kejadian itu Ana selalu dikurang dalam kamar, selain menghindari bahaya dia keluyuran juga menghindarkan agar dia tak terserang Desti untuk kedua kalinya.
"Sang pemasang Desti konon menginginkan agar dia mati, karena arwahnya dipersembahkan untuk mencari kesaktian," tutur Suparti lagi.
Dalam ilmu pe-Desti-an, persembahan arwah seperti itu memang diperlukan agar kenaikan tingkat sang pengikut Desti bisa berjalan dengan mulus.
Yang dikorbankan umumnya adalah orang-orang yang dibenci atau yang membuat sang Desti iri, seperti halnya Putu Ana tadi. Setelah keadaan keluarganya morat-marit, kekayaannya ludes untuk berobat, rumahnya selama hampir 10 tahun ini terbengkalai tak bisa dirombak dan direnovasi, konon ada kalangan tertentu yang datang mengulurkan tangan untuk membantunya.
"Saya curiga jangan-jangan dialah yang menyakiti anak saya, karena sebelumnya dia tak pernah sebaik itu, jadi bantuannya saya tolak. Takutnya setelah bantuannya itu diterima arwah anak sayalah yang kemudian jadi korban ketamakan sang Desti," ujar Suparta penuh curiga.
Mereka sekeluarga akhirnya pasrah, perkembangan Putu Ana yang semakin hari semakin gemuk sehingga sulit berjalan walau untuk turun ke halaman, dianggapnya sebagai semacam kutukan.
Terakhir usahanya adalah dengan mendatangi beberapa tempat di Bali, Jawa, dan Lombok untuk mengurangi penderitaan Putu Ana. "Belum ketahuan juga hasilnya karena semua dukun di ketiga tempat itu baik Bali, Jawa, maupun Lombok sepertinya angkat tangan, mereka mengaku Desti yang menyerang anak saya sudah menyusup sampai ke sumsum susah diobati," ujarnya sedih.
Santet seperti yang menerpa Putu Ana termasuk yang kelas super. Ini menurut penuturan Jro Tapakan Suci, 60 tahun, dukun di Desa Sibang, Bali. Dia baru pertama kali itu ketemu korban yang lumpuh, lambat berpikir, dan bicaranya cadel.
"Biasanya hanya berakibat si korban linglung, dengan pijatan di batang leher biasnya sembuh dalam sebulan," tambahnya.
Dalam upaya mengobati Putu Ana, ia melakukannya dengan membuatkan tebusan di kuburan kampung Putu Ana, Namun juga tak membuahkan hasil. Juga memberikannya jampi-jampi berupa air suci yang diperoleh di Lumajang, Tengger, sampai ke Tirta Nadhi di Lombok masih belum menunjuk hasil.
"Hanya kerakusannya dalam hal makan yang bisa saya atasi. Dulu makannya bisa 5 kali sehari, sekarang sudah seperti orang normal 3 kali sehari," tutur Jro Tapakan Suci lagi.
Langkah paling akhir yang bakal dia lakukan adalah menjauhkannya dari lingkungan yang selama ini dicurigai mengirim Desti itu. "Mungkin dia harus disembunyikan selama setahun di tempat yang tidak diketahui oleh orang yang menyakitinya, sehingga kekuatan buruk Desti tak bisa menjangkaunya. Tapi itupun belum bisa dipastikan, apakah bisa membuat Putu Ana bakal bisa normal kembali," ujarnya.
Yang pasti, di kala teman seumurnya sudah bersekolah di SMA dan saling kirim surat cinta monyet, Putu Ana masih tergolek dan sering berjalan tertatih tatih walau hanya untuk urusan segelas air.
Kalimat yang diketahuinya pun seputar piring, ikan, telur, dan sumur. Namanya sendiri kadang dia lupakan.
"Bagitulah hebatnya Desti yang menyerang dia, membuat dia jadi ideot, berkembang lamban dan penderitaannya sungguh-sungguh mengenaskan,” ujar Jro Tapakan Suci penuh antusiasme.
Benarkah Putu Ana menjadi korban Desti, santet khas Bali? Mungkin perlu penyelidikan lebih lanjut.

Label: , , , , , ,

Aji Mahkota Alam

Ilmu ini berasal dari seorang habib di Singapura bernama Habib Nur Palmer dan wasilah ilmu khodam Syekh Abdul Qodir Jaelani. Ilmu ini termasuk jenis ilmu kanuragan versi hikmah tenaga dalam tingkat tinggi yang dapat diperoleh hanya dengan pengijasahan khusus dari orang yang benar-benar menguasi ilmu pamungkas/kunci ilmu ini. Penulis sendiri mendapatkan ilmu ini dari seorang Kyai sepuh di daerah Lereng Sindoro bernama Kyai Armyn dayam Afandi. Besar harapan saya agar dapat dijalankan dengan baik dan bermanfaat untuk diri sendiri maupun orang lain. Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Syarat Penguasaan agar lebih berdaya guna.
1.Suci hati, yakni mulut bergerak tapi hati dan pikiran tidak melayang kemana-mana.
2.Bersungguh-sungguh dan ikhlas.
3.Berprasangka baik pada Allah SWT.
4.Tidak berdoa untuk perkara yang dilarang atau mustahil, seperti berdoa agar diberi uang sekarung langsung ada dihadapannya.
5.Menghadap kiblat dengan perasaan takut dan rendah diri.
Dasar Pengijasahan:
“Seseorang diberi ilmu oleh Allah kemudian ia menyembunyikannya maka Allah akan mencambuknya pada hari kiamat dengan cambuk dari api”. (HR. Dailamy).
“Dan ingatlah ketika Allah mengambil janji dari orang-orang yang telah diberi kitab, hendaklah kamu menerangkan isi kitab (ilmu) kepada sesama dan janganlah menyembunyikannya” (QS: Ali Imron 187)
Tata cara ritual Aji Mahkota Alam :
–*Illa hadroti Al Faatihah Kepada Syekh Abdul Qodir Jaelani 1x
–*Illa hadroti Al Faatihah Kepada alim ulama yang masih hidup maupun yang telah wafat 1x
–*Illa hadroti Al Faatihah Kepada wali sembilan di tanah Jawa 1x
–*Illa hadroti Al Faatihah Kepada kaum muslimin dan muslimat 1x
–*Illa hadroti Al Faatihah Kepada malaikat mughorobin 1x
–*Illa hadroti Al Faatihah Kepada Kedua Orang tua 1x
–*Illa hadroti Al Faatihah Kepada hajat kita 1x
Ritual pokok harus dijalani 7 hari berturut-turut tidak boleh putus, apabila putus diulangi dari awal lagi.
Waktu ritual adalah sehabis sholat Isya dan harus sholat Isya terlebih dahulu, disarankan antara pukul 22.30 – 02.00 wib, tapi pada dasarnya waktunya bebas asalkan sehabis sholat Isya’.
Bacaan pokok.
1.Baca Surat Al Faatihah, 3 kali.
2.Surat Al Issra ayat 81.
“waqul jaa al haqqu wadzahaqolbaathil, innalbaathila kaanadzahuuqoo” 3x.
1.Subhanallahi wal hamdulillah, walaa illa ha illallah wa allahu akbar, 3 kali
2.Hasbunalloh wanimal wakil ni’mal maula wani’mal nasir 3x
3.Surat Al Ikhlas, 3 kali.
1.Berdoa angkat tangan.
Bunyinya:
Ya Alloh, sibukkanlah anggota tubuh kami siang maupun malam, kapanpun dan dimanapun, selalu mengingatmu. Ya Alloh berikanlah kami kebahagiaan, ya Alloh berikanlah kami rizki, ya Alloh berikanlah kami keselamatan dan keteguhan iman. Ya Alloh masukkanlah kekuatan Aji Mahkota Alam ke dalam darah daging jiwa dan raga hamba, dan bukakanlah daya gaib hamba. Kun kau berkata kepadaku, fayakun terjadilah kepadaku. Amin ya robbal ‘alamin
Kemudian baca wirid di bawah ini (Harus Hafal).
1.a’uu dzubillaa himinasysyaithoo nirrojiim (Ta’awudz), 7 kali.
2.Bismillaahirrohmaanirrohiim (Basmallah), 7 kali
3.Asyhaduallaa illahaillaullooh, wa asyhaduanna muhammadarrosuululloh (Syahadat), 7 kali
4.Asthoghfirulloohal’adziim (Istighfar), 101 kali
5.Shollalohu alla Muhammad (Sholawat), 101 kali
6.Laa illaaha illaulooh (Tahlil), 101 kali
7.Lahaula walaa quwata illa bila hil ‘aliyil’adziim, 101 kali
8.Ya Alloh Ya Qodim, 101 kali
9.Berdoa,
Robbanaa laatuziq quluubanaa ba’da idz hadaitana, wahab lanaa miladunka rohmatan innakaa anta wahaab. 3x
Amiin yarobbal alamiin.
Keterangan.
Untuk dzikir kepala dan badan gerakkan ke kanan dan ke kiri dengan khusyuk. Untuk proses pemasukan energi mahkota alam dan penyelarasan dengan pendamping gaib secara otomatis.
Bacaan kunci penggunaan
1.a’uu dzubillaa himinasysyaithoo nirrojiim (Ta’awudz), 1 kali.
2.Bismillaahirrohmaanirrohiim (Basmallah), 1 kali
3.Asyhaduallaa illahaillaullooh, wa asyhaduanna muhammadarrosuululloh (Syahadat), 1 kali
4.Asthogfirulloohal’adziim (Istighfar), 3 kali
5.Shollalohu alla Muhammad (Sholawat), 3 kali
6.Laa illa ha illaulooh (Tahlil), 3 kali
7.Doa “Ya Allah saya mohon … (sebutkan energi yang diinginkan), perantara, tujuan,waktu.
8.Lahaula walaa quwata illa bila hil ‘aliyil’adziim, 3 kali
Ciri-ciri masuknya Aji Mahkota Alam:
-Hati lebih tenang dan punya keberanian.
-Wajah lebih bersinar
-Tidak mudah lelah
-Tubuh merasa hangat atau dingin
-Melihat bayangan gaib, terkadang mendengar suara-suara gaib yang jauh.
Tapi walaupun tidak merasakan hal diatas aji mahkota alam tetap masuk dan siap untuk bekerja untuk anda.
Sebagian ilmu bereaksi otomatis. Seperti:
-Orang benci jadi sayang
-Lebih berwibawa
-Kebal senjata tajam dan pukulan (keselamatan)
-Mata batin lebih peka
-Banyak orang akan lebih dekat, sehingga mempermudah dalam segala hal.
-Diberi jalan kemudahan untuk segala hal.
-Menetralisir hawa negatif secara otomatis.
-Insya Allah dapat memperoleh bisikan gaib petunjuk untuk menyelesaikan masalah diri sendiri maupun orang lain

Label: , , , , , ,

AMALAN MEMBAHAGIAKAN ISTRI

Kehidupan seks yang normal sangat diperlukan dalam berumah tangga. Ada kalanya suami memiliki problem seksual sehingga harus diatasi. Salah satu problem itu adalah lemah syahwat karena penis tidak bisa ereksi. Untuk mengatasinya sebagai berikut:
Pada hari Selasa Kliwon, carilah dahan pohon yang menjuntai di arus sungai dan dahan itu bergerak-gerak kena arus. Potong dahan kayu pohon itu dan bakarlah. Pada bagian ujung dahan akan keluar air yang berbuih. Oleskan air berbuih itu ke penis dan niatkan agar penis Anda kembali normal seperti sedia kala atas ijin Tuhan Yang Maha Welas dan Maha Asih.

Label: , , , , ,

PELET MOJOKENCONO

Jika anda ingin memiliki aura pengasihan serta ingin memiliki daya tarik yang luar biasa maka saya ijazahkan amalan Pengasihan Majasakti. Nama sesungguhnya ilmu ini tidak ada, namun dikarenakan ada masukan dari teman yang memberi nama ilmu ini maka saya gunakan agar terlihat bagus.....

BISMILLAHIRROHMANIRROHIIM.

ALISKU NABI MUHAMMAD LAMBEKU NABI YUSUF ILATKU KUDRAT ALLOH BADANKU KUDROTILLAH SOPO NINGALI MARANG AKU TEKO WELAS TEKO ASIH, ASIH SANGKING KUDROTILLAH YA HU ALLOH, YA HU ALLOH, YA HU ALLOH.

Caranya : Bacalah mantra di atas sebanyak 3x setiap selepas sholat fardlu. Bagi anda yang Non-Muslim cukup amalkan sebanyak 7x pada sore hari dan 7x pada pagi hari

Label: , , , , , ,

Ilmu lawan santet

bismillahirohmanirohim
robbanna arinal ladzzaini adhollaana minal jinni wal ingsi naj'al huma tahta aqdaaminna liyakuna minal asfalin

baca bila terkena santet 41 kali
bila anak rewel 7 kali

Label: , , , , , ,

AMALAN PENGASIHAN YUSUF

Ada banyak sekali Ilmu-Ilmu Pengasihan. Berikut ini saya jabarkan salah satu Ilmu Pengasihan Umum yang bernama Ilmu Pengasihan Aura Yusuf.

RIWAYAT

Sesungguhnya Tuhan pernah menciptakan satu anak manusia yang diberi kelebihan berupa wajah yang rupawan dan kerajaan yang besar. Ia disebut sebagai manusia tertampan didunia sepanjang masa. Ketampanan semua orang dijagad raya ini tidak bisa dibandingkan dengan ketampanannya. Ibarat bila sekarang ada pemenang audisi sebagai orang tertampan didunia, maka ketampanan orang tersebut baru seperseratusnya dari ketampanan hamba Tuhan ini.

Semua wanita baik tua/muda, single atau sudah bersuami, bila melihatnya maka akan kagum luarbiasa. Bila semua wanita yang sedang mengupas buah dengan pisau menatapnya, maka akan terlenalah semua wanita itu hingga teririslah tangannya oleh pisau yang sedang dipegangnya. Karena ketampanannya orang ini, semua wanita jadi terlena, jatuh hati dan lupa kepada suami.

Dan kaum laki-laki pun mengakui ketampanan orang ini, hingga selalu mempunyai rasa was-was dan khawatir bila istrinya terlena terhadapnya.

Orang tertampan tersebut adalah Yusuf as. Selain dikarunia bagus rupa, bagus budi pekerti, kerajaan yang besar beliau juga seorang Nabi, hamba utusan Tuhan.

ILMU PENGASIHAN AURA YUSUF

Berangkat dari cerita keelokan Nabi Yusuf as inilah, kemudian muncul yang namanya Ilmu Pengasihan Aura Yusuf. Ada juga yang menyebutnya Doa Nabi Yusuf.

Doanya sebagai berikut:

Doa Yusuf

Allahummaj ‘alnii nuuru Yusufa ‘ala wajhii fa man ro aanii yuhibbunii mahabbatani.

Artinya: “Ya Allah ya Tuhan kami, jadikanlah nur cahaya (ketampanan) Nabi Yusuf AS atas wajahku, barang siapa yang melihatku ia menjadi kagum dan cinta kasih kepadaku”.

Cara mengamalkannya:

Untuk menghayati agar Ilmu Pengasihan ini terpatri dalam diri, maka sebelumnya kerjakan dulu Puasa selama 7 hari.

Selama masa puasa dan setelah usai menjalani puasa amalkanlah doa Yusuf tersebut sebagai berikut:

* Setiap habis shalat, bacalah doa diatas 7 kali sambil menahan nafas. Kemudian tiupkan ke kedua telapak tangan lalu diusapkan diwajah dan badan.
* Pada saat bercermin, bacalah doa diatas 7 kali.
* Pakailah minyak wangi (parfum) Non Alkohol, sebelum memakainya bacalah doa diatas 7 kali.
* Bagi yang pria: Setiap bulan purnama (tanggal 15 bulan Jawa/Arab), tataplah bulan kemudian bacalah doa tersebut 7 kali. Sertai dengan sugesti yang kuat.
* Bagi yang Wanita: Pada tengah malam di hari kelahiran anda (weton), mandilah dengan air bunga setaman. Sesudah mandi bacalah doa tersebut 7 kali.

Dengan amalan diatas niscaya Aura kharismatik dan inner beauty anda akan semakin meningkat. Silahkan dites dengan foto aura. Bila kurang jelas, dapat hubungi saya via email atau lewat blog ini.

Amalan Doa Khusus :

Lakukan selama 7 malam berturut-turut. Bacalah doa diatas sebanyak … kali. Lalu ucapkan dengan agak keras (mantap) :

“Wahai saudaraku Yusuf, aku mencintai …, aku ingin ia juga mencintaiku. Ya Allah kabulkanlah keinginanku”.

Pantangan:
Jangan sekali-kali merusak pagar ayu!!

Label: , , , , , ,

Amalan Anti Sihir

Sihir adalah perbuatan yang diluar dari adat kebiasan yang sengaja dikerjakan dengan jalan bermacam-macam cara diluar ajaran agama Islam dan mendapat bantuan dari makhluk ghoib yaitu jin dan syetan.

Sihir bisa pula berarti tipuan atau khayalan yang hakekatnya tidak ada sama sekali, sebagaimana yang biasa dikerjakan oleh para tukang sulap. Sedangkan santet merupakan bagian dari sihir. Istilah santet lebih dikenal sebagai perbuatan untuk menyakiti atau membinasakan orang lain. Tak sedikit orang yang celaka akibat kekuatan jahat ini. Sehingga bagi orang awam sihir dan santet dipandang sebagai sesuatu yang sangat ditakuti. Namun karena sihir dan santet adalah batil / sesat / jahat, maka ia dapat ditangkal dengan sesuatu yang Haq (benar) yang datang dari Alloh swt.

Agar kita terhindar dari pengaruh sihir, selain terus beribadah mendekatkan diri kepada Tuhan YME, anda dapat melakukan amalan berikut ini.

* Puasa weton 1 hari (puasa yang dilakukan pada hari kelahiran anda berdasarkan tahun hijriyah misal Senin Pon / Selasa Wage dsb).
* Pada malam harinya, tidak boleh tidur hingga terbit matahari (tetapi boleh makan apa saja).
* Setelah sholat Subuh, bacalah Ayat suci berikut ini terus menerus hingga matahari terbit:

“Laqod jaa-akuum rosulum min anfusikum Aziizun Alaihi maa Anittum Hariishun Alaikum bil mu’miniina Ro-uufur rohim. Fain tawallaw faqul Hasbiyallahu la ilaha illa Huwa alaihi tawakaltu wa huwa Robul Arsyil Azhiim.”

* Untuk hari-hari selanjutnya ayat tersebut cukup dibaca 1 kali setiap usai sholat fardhu (Dhuhur, Ashar, Isya’) dan dibaca 7 kali sehabis sholat Maghrib dan Subuh.
* InsyaAllah jika diamalkan secara rutin, kita akan terlindungi dan tidak akan kekuatan sihir. Yakinlah selalu akan kekuasaan Alloh swt Yang Maha Besar.
* Selain berdaya untuk menangkal serangan santet dan sihir amalan diatas juga berkaromah untuk ketentraman dan keharmonisan keluarga serta insyaAlloh diberi umur panjang yang barokah. Amiin.

Label: , , , , , ,

mantra kirim mimpi basah

Sebenernya ilmu ini baru bisa berfungsi setelah kita memiliki khodam aktif melalui proses penyelarasan .
Jadi apabila belum memiliki khodam maka ilmu ini katanya sih ga berfungsi gan! Alhamdulillah ane udah ngerasain manfaat ilmu ini.

Ilmu ini sangat cocok buat agan2 yang malu2 ngedeketin si doi. Kalo udah kena ilmu ini doi minimal bakal mesem2 klo ketemu agan sekalian..

perlu diketahui juga ilmu ini berasal dari daerah dayak ahe, ilmu ini sifatnya nyerang alam bawah sadar si target dan sifatnya keras. Jadi kalo bisa buat bnr2 ya gan..kasian si doi ntarnya minta dikirim ilmu ini mulu jadinya
ini manteranya :::

Bismilahirohmanirohim, ku kawin dan ku nikahi roh suci si………..( Sebut Nama target/orang yang dituju ).
Waliku Alloh penghuluku Muhammad, dengan mas kimpoi dua kalimat syahadat. ( Baca syahadat 7 x )

Cara penggunaan kirim mimpi basah :
1. Baca syahadat 7 x , setelah membaca bantal di balik 7 x sambil membayangkan wajah target / orang yang di tuju.

2. Sebelum tidur niatkan untuk bercinta dengan si target / orang yang di tuju untuk bermimpi bercinta dengan anda.

3. Yakin pada nyatanya kekuatan ilmu yakin semuanya karena Tuhan, Keberhasilah Suatu ilmu bukan berarti mendahului kehendak Tuhan

Label: , , , , , ,

Mantra orang Banjar

Suku Banjar adalah suku bangsa yang menempati sebagian besar wilayah Provinsi Kalimantan Selatan, sebagian Kalimantan Timur dan sebagian Kalimantan Tengah terutama kawasan dataran dan bagian hilir dari daerah aliran sungai di wilayah tersebut. Suku Banjar berasal dari daerah Banjar dari Kesultanan Banjar meliputi Barito bagian hilir, Bahan (Negara), Martapura dan Tabanio. Kesultanan Banjar sebelumnya meliputi wilayah provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, kemudian terpecah di sebelah barat menjadi kerajaan Kotawaringin yang dipimpin Pangeran Dipati Anta Kasuma dan di sebelah timur menjadi kerajaan Tanah Bumbu yang dipimpin Pangeran Dipati Tuha yang berkembang menjadi beberapa daerah : Sabamban, Pegatan, Koensan, Poelau Laoet, Batoe Litjin, Cangtoeng, Bangkalaan, Sampanahan, Manoenggoel, dan Tjingal. Wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur merupakan tanah rantau primer, selanjutnya dengan budaya madam (merantau), orang Banjar mencari tanah rantau hingga ke luar pulau.

Banjar diduga berintikan penduduk asal Sumatera atau daerah sekitarnya, yang membangun tanah air baru di kawasan ini sekitar lebih dari seribu tahun yang lalu. Setelah berlalu masa yang lama sekali akhirnya, setelah bercampur dengan penduduk yang lebih asli, biasa dinamakan sebagai suku Dayak, dan dengan imigran-imigran yang berdatangan belakangan-terbentuklah setidak-tidaknya tiga subsuku, yaitu (Banjar) Pahuluan, (Banjar) Batang Banyu, dan Banjar (Kuala).

Suku Banjar merupakan suku ke-8 terbanyak di Indonesia, lebih banyak daripada suku Tionghoa. 111.886 jiwa di Provinsi Sumatera Utara 0,97% (BPS – sensus th. 2000). Di Sumatera Utara, suku Banjar telah lama menetap dan mewarnai peradaban.

Tanpa kita sadari, budaya setempat telah berbaur dengan budaya Banjar. Kue, contohnya. Jajanan pasar yang sering kita makan di wilayah Tanah Deli ini, sebagian besar merupakan kue-kue khas Suku Banjar. Karena begitu melekatnya, disini saya ketengahkan budaya mantera suku Banjar

MANTERA-MANTERA BANJAR

Penggunaan mantera suku Banjar selalu didahului ucapan Bismillah dan diakhiri la ilaha ilalah muhammad rasulullah. Ini merupakan pengaruh kebudayaan Islam yang sangat merekat pada suku ini. Berikut beberapa mantera bagi calon ibu yang susah melahirkan, mantra ini bernama mantera peluncur melahirkan:

“Bismillahirrahmanirrahim/Nun kalamun walayar turun/Insya Allah inya ilang aritan/Inya turun/brakat La Ilaha Ilallah Muhammadurrasulullah “.


Mantera peluncur melahirkan ini biasanya dimiliki oleh para bidan kampung dan selalu dibaca saat membantu persalinan. Menjelang kelahiran, bidan akan terus menerus membaca mantera tersebut. Mantera minimal dibaca 3 kali secara berulang-ulang ditiupkan ke dalam segelas air putih. Air yang sudah diberi mantera tadi akan diusapkan ke perut wanita yang akan melahirkan.

Sedangkan mantera untuk membantu persalinan bayi sungsang sebagai berikut :
” Bismillahirrahmanirrahim/Bungkalang-bungkaling/Tampurung bulu-bulu/Takalang-tapaling/Kaluar tadahulu/Barakat La Ilaha Ilalallah Muhammadarrasulullah “

Mantera untuk menjaga anak kecil dari gangguan roh jahat atau apabila diyakini sakitnya seorang anak akibat gangguan roh jahat, sebagai berikut :
” Bismillahirrahmanirrahim/Wahai parang, bilamana terjadi sesuatu nang kejahatan/Mangganggu kanak-kanak guring maka minta tulung pada para supaya parang manimpasakan kajahatannya/Barakat La Ilaha Ilallah Muhammadurrasulullah“

Dalam pelaksanaan mantera ini disiapkan sebuah parang mandau dibuat tanda silang dengan kapur sirih (cacak burung). Parang tersebut diletakkan di bawah ayunan anak yang sedang tidur. Mantera dibaca sebanyak 3 kali dan ditiupkan pada pada parang tersebut sebanyak 3 kali pula.

Perpegang pada pepatah Urang banjar, “Kada Ulun Biarakan Budaya Banjar Hilang di Dunia”, disini saya titis restukan beberapa mantera lainnya dari Suku Banjar dengan berbagai fungsinya.
1. Mantera –Mantera Urang Banjar untuk Pengobatan


Jenis mantera ini khusus digunakan untuk menyembuhkan penyakit.

Mantra Sambur Sampuli :

“Bismillahirrohmanirrohim.

Baringgang baringganggung.

Ambil arakit.

Allmundhi mantuk kapucuknya.

Jangan angkau mahaurinya.

Jangan angkau masuk kapusatnya.

Jangan angkau masuk kaurinya.

Kalai angkau tak kaluar.

Maka manjadi sogara hijai.

Barkat Lailahailallah Muhammadurrasulullah”.

Mantera Sawan :

“Bismillahirrohmanirrohim.

Tarbang burung.

Mulang mansawan.

Hinggap kayu mali-mali.

Aku tahu asal angkau.

Mulang mansawan.

Asal uri lawan tambuni.

Barkat Lailahailallah Muhammadurrasulillah”.

Mantera Tajani :

“Bismillahirrohmanirrohim.

Hantu manjual kupit.

Aku manjual kapat.

Hantu maayukit.

Aku manawar.

Barkat Lailahailallah Muhammadurrasulullah”.
2. Mantera –Mantera Urang Banjar untuk Kedigjayaan

Jenis mantera ini digunakan bila sedang berhadapan dengan musuh sehingga siempunya mantera tak terkalahkan dan musuh dapat ditaklukan.

Mantra Saidina Ali :

“Bismillahirrohmanirrohim.

Kain kindusin.

Banang baginda ali.

Tujuh lapis babat pinggang.

Lapisakan kabadanku.

Barkat Lailahailallah Muhammadurrasulullah”.

Mantra Saidina Abubakar :

“Bismillahirrohmanirrohim.

Allahumuna soli ala sandi Abubakar.

Pucuk api naraka jahanam.

Dipasang yo subur.

Barkat Lailahalallah Muhammadurrasulullah”.

Mantera Taguh :

“Bismillahirrohmanirrohim.

Naga ulit.

Naga umbang.

Kandal di kulit.

Sampai ka tulang.

Barkat Lailahailallah Muhammadurrasulullah”.

3. Mantera –Mantera Urang Banjar untuk Pengasih

Mantera pakasih atau pengasih adalah mantera cinta kasih. Bila mantera ini dilepas maka sasarannya akan terpikat dan jatuh ke dalam kekuatan birahi pada siempunya mantera. Popular disebut dengan pelet.

Mantra Kata Burung Nuri :

“Bismillahirrohmanirrohim.

Kata burung dandarasih.

Kata burung dandaraku.

Saratus irang kasih.

Saribu urang suka.

Barkat Lailahailallah Muhammadirrasulullah.

Mantera Pamikat :

“Bismilahirrohmanirrohim.

Tutian mandurisa.

Buka padang mandurasi.

Tartutup hati mirah.

Tarbuka hati putih.

Rubuh rabah badan si anu …….

Runduk kasih malihat padanku.

Barkat Lailahailallah Muhammadirrasulillah”.

Mantera Kata Adam :

“Bismillahirrohmanirrohim.

Hai Adam nurhayati.

Angkau yang perkasa.

Gunung tinggi dapat malingkang.

Laut luas dapat mahayaw.

Angkau kupinjam dangan sakarang.

Ambilkan ruh nila …….

Kapadaku.

Barkat Lailahailallah Muhammadurrasulullah”.
4. Mantera –Mantera Urang Banjar untuk Pagar Diri

Jenis mantera sebagai perisai diri agar orang tidak bisa akan membinasakan dirinya atau orang tidak akan berkehendak menaklukan dirinya.

Mantera Gaip :

“Bismillahirrohmanirrohim.

Patimah mitah.

Aku mangatahui.

Aku tidak salah.

Hat sampurna akan nama Allah.

Barkat Lailahailallah Muhammadurrasulullah”.



Mantra Kulias Tasambunyi :

“Bismillahirrohmanirrohim.

Simbulijn nabi unuk.

Mun bujurlah aku.

Mangatahuani.

Hat nag disampurnaakan.

Oleh Tuhan Allah.

Barkat Lailahailallah Muhammadurrasulullah”.



Mantera Dinding :

“Bismillhirrohmanirrohim.

Kun suli ala kata Allah.

Dinding nabi Muhammad Rasulullah.

Barkah doa Ilallah.

Barkat Lailahailallah Muhammadurrasulullah”.
5. Mantera –Mantera Urang Banjar untuk Tundik

Jenis mantera yang dilepas melalui kekuatan jarak jauh. Sasaran adalah orang yang dikehendaki agar jatuh kedalam pengaruh siempunya mantera. Mantera ini banyak sekali macam dan kegunaannya sesuai dengan apa yang dimaksud oleh siempunya mantera.

Mantra Tundik :

“Bismillahirrohmanirrohim.

Kayu mula muli.

Kayu muda mudadi.

Kata buku bkata budi.

Ak aku tahu kata air akbar.

Barkat Lailahailallah Muhammaddurrasulullah”.

Mantera Jodoh :

“Tip tulah kadudukan nang bagantung.

Saksi Angkau Allah.

Suruh ibu suruh bapa.

Ah aku tahu namamu ….

Barkat Lailahailallah Muhammadurrasulullah”.



Mantera Kata Bangkai :

“Bismillahirrohmanirrohim.

Buku bungkam.

Bangkai mati.

Tiada bernyawa.

Tiada berjiwa.

Barkat Lailahailallah Muhammadurrasulullah”.

Label: , , , , ,

AJI JAYA BRAMA

Kekuatan mantera ini adalah untuk mendinginkan panasnya api. Hal ini dibuktikan oleh para empu ketika mereka tengah membuat berbagai tosan aji.

Babad tanah Jawa menyuratkan, khususnya Empu tertentu yang pernah berjaya pada zamannya, terkadang mereka membuat sebilah tosan aji hanya dengan tangan telanjang. Dengan kekuatan triwikrama, atau penggabungan kekuatan rasa, pikir dan raga — mereka memindahkan panas matahari kepada bilah yang ada di tangannya. Usai itu, mereka langsung membentuk bilah itu hingga menjadi sebuah tosan aji. Hal ini tampak dengan jelas pada berbagai bentuk tosan aji yang dibuat oleh Empu Sombro. Di mana pada bilahnya selalu mempunyai ciri yang khas, pijatan jari. Kesaktian para Empu ternyata tak dapat dibuat main-main. Dari sekian banyak Empu yang ada di nusantara, salah satunya adalah Empu Gandring. Empu yang satu ini begitu legendaris. Ia telah mengutuk Ken Arok dengan tujuh keturunannya mati akibat keris yang dipesannya sendiri. Konon keris yang satu ini mempunyai pamor yang dikenal dengan sebutan sangga mayit. Pamor yang begitu haus darah.

Olah batin yang demikian tinggi tampaknya begitu dikuasai oleh para Empu pada zamannya. Betapa tidak, panasnya besalen (tempat yuntuk membakar besi) dan banyaknya pukulan pada bilah yang membara di atas paron (alat untuk menempa besi) benar-benar diperhitungkan dengan amat teliti. Menurut para ilmuwan, untuk membakar sebuah besi dan sekaligus mencampurnya dengan pamor diperlukan suatu tingkat panas yang demikian tinggi — agaknya, karena berkaitan dengan bidang kerjanya itulah maka para Empu memiliki suatu ilmu khusus yang mampu menjinakkan panasnya api.
Kesaktian atau daya luwih dari salah seorang Empu tampak dengan jelas ketika Raja Airlangga meminta Empu Baradah untuk membagi kerajaan Kediri menjadi dua bagian. Maksudnya tak lain, agar tidak terjadi perebutan di antara kedua puteranya. Dengan membawa sebuah kendi yang berisi air, ia terbang di atas kerajaan Kediri. Ajaib, kucuran air itu berubah menjadi anak sungai. Kerajaan Kediri pun terbelah menjadi dua, Daha dan Jenggala.
Untuk menjinakkan panasnya api, biasanya para Empu membentengi dirinya dengan ajian Jaya Brama. Ilmu ini tergolong ilmu sepuh (tua) yang sangat dirahasiakan. Seiring dengan perkembangan zaman, pada akhirnya ilmu yang satu ini banyak ditekuni oleh para pandai besi. Maksudnya tak lain, agar di dalam bekerja mereka mampu meredam panasnya sengatan api yang ke luar dari besalen.
Walaupun zaman sudah memasuki era Millenium, namun kehebatan ilmu ini tak pernah berubah sejauh kita mampu melakukan ritual sebagaimana yang dilakukan oleh para Empu pada masa lalu. Karena mantapnya suatu ilmu tergantung dari keyakinan kita di dalam mengamalkannya. Walau ilmu itu terkesan sepele, tetapi jika kita yakin di dalam mengamalkannya maka akan dapat membuat sesuatu yang mustahil bisa saja terjadi. Itulah ilmu gaib. Oleh karena itu, kehebatan aji Jaya Brama akan dapat sebagaimana yang kita harapkan jika kita mau mengamalkannya dengan keyakinan penuh.

Bagi pembaca yang penasaran ingin mengetahui ritual dalam mendalami ajian ini haruslah menjalani persyaratan sebagaimana yang tertera di bawah ini :
- Mandi keramas sebelum melakukan puasa mutih.
- Melakukan puasa mutih selama 7 hari 7 malam.
- Patigeni satu hari satu malam.
- Saat berbuka puasa, diwajibkan makan nasi goreng dengan
lauk-pauk serba digoreng.
- Selama melakukan puasa dan patigeni tiap malam mantera dibaca
133 kali.

Adapun mantera yang harus dihafalkan adalah sebagai berikut :
“Ingsun amatak ajiku Jaya Brama,
kadadeyanmu kawah abang,
kuthane tembaga,
bala pitung ewu,
padha reksanen aku,
teguh rahayu,
atutup nabi akancing Allah,
pandhito jaya wali sanga,
iku jenenging urip,
kang mengku jenenging liyan
tak obah kabeh,
Dayaqauwati andaiid asri muliin”.
Demikian kajian tentang aji Jaya Brama yang banyak digunakan oleh para empu maupun para pandai besi di dalam membuat tosan aji dan senjata tajam lainnya. Penulis berharap semoga bahasan ini bisa menambah wawasan pembaca di dalam perbendaharaan ilmu gaib maupun ilmu kedigdayaan.

Label: , , , , , ,

AJI ASMORO WENGI

Pada hari ke 100 ilmu pelet ini akan bereaksi. Pelet ini mampu menggugah sukhma sejati dari si dambaan hati….

Biasanya, sistem kerja ilmu pengasih atau pemikat adalah mempengaruhi alam bawah sadar dari orang yang dituju, sehingga bila terkena panah pengasih. Biasanya orang yang dituju seakan lupa akan jati dirinya. Dia akan mengikuti saja kemauan orang yang menyarangkan kekuatan pelet dalam bawah sadarnya.
Kendati begitu, aji pengasihan Asmoro Wengi sedikit berbeda. Sistem kerjanya bukan mempengaruhi alam bawah sadar dari orang yang dituju, melainkan hanya menggugah sukhmo sejati atau roh suci dari orang yang dimaksud agar tergugah rasa kasihnya.

Yang paling menarik, kesadaran dari orang yang terkena panah kasih Asmoro Wengi 100 persen murni. Begitu juga alam bawah sadarnya, sama sekali tidak berpengaruh. Yang timbul dari lubuk hatinya yang paling dalam hanyalah kasih yang suci. Kekudusan kasih dan kesadaran penuh dari seseorang untuk mencintai, adalah hal yang sebenarnya amat didamba oleh tiap insan. Dan untuk yang satu ini, hanya aji pengasih Asmoro Wengi yang sanggup merenggutnya, jika memang orang yang Anda cintai sebelumnya mangkir dari hasrat kasih Anda.

Tata cara mengamalkan ilmu ini memang tergolong rumit serta memerlukan kesadaran dan kesabaran yang tinggi. Bila seseorang akan mengamalkan ajian Asmoro Wengi guna memanah sukhma suci wanita idamannya, maka ia harus melakukan hal-hal sebagai berikut:
* Sore hari siapkan air satu ember. Masukan bunga lima macam yang biasa disebut dengan istilah bunga liman. Dan tuangkan minyak Zafaron kurang lebih 10 cc. Gunakan untuk mandi keramas atau siram jamas. Tujuan mandi ini untuk mensucikan sukma dan membersihkan raga guna merangsang terpancarnya aura tubuh. Sehingga mantera yang diamalkan mempunyai kekuatan penuh.
* Setelah selesai mandi, sejak detik itu, selama tujuh hari dilarang memakan yang berasal dari binatang bernyawa. Dan juga dilarang melakukan hubungan seksual.
* Bila tengah malam tiba, keluarlah dan berdoa di tempat yang tidak tertutup oleh buatan tangan manusia. Berdoa di alam terbuka. Doa ini dilakukan selama tujuh hari; pada waktu dan jam yang sama dan selama berdoa tidak boleh ada yang lowong. Bila ada yang lowong berarti mengulang dari awal lagi.

Sedangkan mantera yang harus dibaca adalah:
Bismillahirrohmannirohim.
Sukhma mulya sifat langgeng,
Urip sejati wasesa, sejati kun paya kun,
Tengah wengi, telenging ratri,
Sun anggugah sukhma suci tali ari,
jabang bayine … (sebut nama 7 kali, sambil menahan nafas dan membayangkan wajahnya).
Teka sujud sumuyud ndeleng rupaku,
Manut sak pangucapku,
Tresna lulut asih kasmaran,
Ya kepareng-kepareng saking Karsaning Allah.

* Bila sudah selesai jejakkan kaki kanan ke tanah sebanyak tiga kali. Dan perlu diingat, dalam berdo’a tidak boleh memakai alas kaki. Kaki harus menginjak tanah. Sebab sistem kerja dari ilmu ini lewat bumi.

Jika dalam tujuh hari, seseorang berhasil lolos dalam mengamalkan ilmu yang satu ini, Insya Allah, paling lama seratus hari maka si dia akan jatuh dalam pelukan. Dan yang perlu menjadi perhatian adalah, bagi pengamal ilmu ini, yang jatuh cinta bukan hanya si dia saja tetapi sukhma sejati si pengamal juga akan tergugah. Dengan kata lain, kedua-duanya saling tergugah asmaranya. Itulah sebabnya, aji Asmoro Wengi jangan sekali-kalki dibuat main. Karena akibatnya bisa fatal!

Label: , , , , , ,