Kamis, 03 Januari 2008

Lontar Usada Dalem

Ya Tuhan Semoga terhindar dari segala rintangan. Tanda- tanda kematian pada orang yang akan meninggal, ini Wariga Dalem , (bersumber) dari pengetahuan sejati, tersebut sejak semula dalam tubuh manusia terdapat kandungan alam semesta, sebab sumber penyakit senantiasa melekat, setelah Sanghyang Atma meninggalkan badan baru dia akan pergi. Dan lagi jika sudah merasakan dan memahami tanda-tanda (tentang) penyakit , itu hendaknya diketahui oleh manusia.
Ini di antaranya ilmu tentang pengobatan.
Inilah tanda-tanda tentang penyakit, di antaranya:
1. jika nafas hampir meninggalkan raga, upas tahunan menyakiti,
Pengobatan: Dengan buah jeruk, gula, isinrong (rempah-rempah), dilumat, airnya diminum.
2. Jika kukunya (tampak) kuning, krikan gangsa , (sumber) penyakitnya, Pengobatan: air kencing bebek, kunyit warangan , di minum.
3. Jika matanya kuning kemerah-merahan, upas dewek yang menyakiti, Pengobatan: kulit mangga hijau, asam yang direbus, air bayam puring , diminum.
4. Jika mata kukunya tampak kemerahan, upas Hyang yang menyakiti,
Pengobata: akar paku nasi, adas, bawang yang dipanggang, diminum.
5. Mata merah, seakan hendak keluar, senantiasa gelisah, pelipis mata bagai ditusuk, kuku (tampak) biru, racun yang menyebabkan, hendaknya diobati. Gigi goyah dan gatal, itu terkena racun warangan , dikumur dengan air hangat
6. Menggigil kedinginan, dan batuk yang terus menerus, terkena raratus (campuran racun),
Pengobatan: Daun kembang sepatu putih termasuk akar, daun dan kulitnya, diminum, dimantrai dengan mantra penawar, borehnya daun ketepeng, ditetesi boreh dahuti , kasisat putih, sari kuning, klembak, kasturi , teteskan, jika pergelangan tangannya terasa gemetar, itu terkena cetik (racun), teteskan, hendaknya diobati.
7. Jika terkena cetik (racun) upasmat ,
Pengobatan : cendana digosokkan pada dulang, tahi nylati (sari-sari tanah), kulit pohon bengkel , kulit pohon kendal , semua dipanggang tanpa dibalik, dilumatkan, air saringan airnya, diminum, mantra , ong hayu gumi, kewu hana janma manusa,(Ya dunia sejahtera, ada manusia, ada sinar dunia, ada sinar manusia, Bhatara ada manusia, mencari kesaktian, mantraku ampuh dan berhasil) teja bhumi hana teja manusa, bhatara hana manusa, amlaku kasakten, makasiddha siddhi mandi mantranku
8. Sakit melilit di dalam perut seperti lembam, itu terkena upas (racun), cepat diobati, jika masih melilit, sakitnya, itu terkena upas banten
Pengobatan: Buah pepaya muda dipanggang, arang dapur, ditutupi dengan asap dari dedak padi terhadap orang yang terkena sakit,
9. upas kbo ingel yang menyakiti, tiada dapat berkata senantiasa diam, Pengobata: minyak arungan , sebiji bawang putih, padang lepas, mantra, ong bengkek (Ya cebol).
10. Obat, terkena racun,
Pengobatan: daun dadap, daun kemiri yang masih muda, buah tingkih , bawang, temu tis , diborehi. Selain itu bisa dengan: daun muda dadap tis (yang tidak berduri), santan, ketan gajih , adas, mantra, ong ctik tiwang galuga atal putih, ctik tiwang sawari putih, mantra saliwah putih, (Ya racun tiwang galuga, racun tiwang sawari putih, mantra saliwah putih), diminum. Cetik tiwang saliwah putih , mantranya seperti tersebut di atas. Selainitu pula: kulit pohon pule , santan, ginten , sari , bawang putih dan jangu (jerangau), dilumatkan perasannya diminum, mantra, ong ctik tiwang galuga, ctik tiwang macan punah, ctik tiwang kbo putih punah, ctik bhuta ya punah, gseng sira gseng , campa tebah cabar (Ya racun tiwang galuga, racun tiwang macan punah, racun tiwang kebo putih punah, cetik Bhuta juga punah, bakar ia bakar, agar tidak berguna lagi).
11. Obat, terkena upas Sanghyang
Pengobatan: paya puwuh (peria yang buahnya kecil-kecil), kelapa, kunyit warnanya kemerahan, adas, di lumat kemudian diminum, mantra, ong awuning karuyu kahla, amademi wong, wruh aku ring kamulanmu tka tawar, 3 x, awuning upas sanghyang, amademi wong, wruh aku ring kamulanku, tka tawar, 3x, siddhi mantranku (Ya abunya karuyu ditelan, mematikan manusia, aku tahu dari asalmu datang, jadilah tawar,3x, abunya racun Sanghyang, mematikan manusia, aku tahu dari asalku, jadilah tawar,3x, demikian pula abu racun kebo gule, kebo dungkul kule, ampuhlah mantraku)
12. Obat, terkena racun,
Pengobatan: daun terung kuanji , air beras, bawang, pulasari, perasannya diminum. Selain itu: lublub tingkih (kerikan pada tangkai pohon kemiri), air gosokan cendana, santan kane (parutan kelapa tanpa diisi air / santan kental), isinrong (rempah-rempah), majakane (sejenis buah maja), diminum. Lagi, sarana, akar pohon dadap, daun sembung, buah kelapa muda, diborehkan pada keseluruhan badan, gagambiran (rempah), perasannya diminum.
13. Racun / upas rambat yang mematikan, panas menggelisahkan
Pengobatan: tebu, air buah pinang, bakung, bawang putih , perasannya diminum.
14. Obat, keluar nanah dan darah di berbagai tempat pada badan
Pengobatan: inan kunyit warangan (kunyit yang sudah tua), kencur, lempuyang, lengkuas, daun jeruk yang disangrai , perasannya diminum, di campurkan sari lungid , jika hendak dimakan, kulit pohon cempaka dipanggang, dimantrai dengan mantra tuju (rematik).
15. Obat, keluar nanah di berbagai tempat pada badan
Pengobatan: daun tuju musna , sembung , lengkuas, sari lungid , santan, diminum.
16. Obat keluar darah dari vagina
Pengobatan: gamongan kedis (lempuyang yang umbinya kecil-kecil), air susu ibu, temu tis , labu pahit, air cuka, diminum.

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda