Kamis, 03 Januari 2008

Mantra Sakti Ajian Gelap Ngampar

Masih dalam perbincangan tentang ilmu kadigjayan atau ilmu kesaktian, kali ini kita belajar mengamalkan satu ajian yang sangat terkenal yaitu Ajian Gelap Ngampar, petake baginda Ngali. Ajian ini cukup tersohor dikalangan masyarakat sejak jaman kerajaan dahulu, bahkan sampai dengan saat ini.

Ajian ini digunakan untuk menjadi pompa bagi kekuatan yang bersumber dari dalam roh, spiritual yang kemudian akan meledakkan satu kekuatan dahsyat pada tubuh jasmani. Apabila seseorang berhasil melakukan amalan aji gelap ngampar ini, maka ketika dalam peperangan atau pertempuran maka akan terlihat satu sinar cahaya pelindung yang akan menjadi perisai yang tidak akan dapat ditembus oleh kekuatan manusiawi dari dunia biasa, meskipun senjata yang menyerang itu berupa pedang, bambu, peluru, bahkan bom sekalipun.

Tidak hanya itu saja, sinar yang membentengi tersebut juga dapat dilemparkan kearah sasaran. Dan jika hal itu dilakukan maka dampaknya akan menyerupai satu ledakan dahsyat, semakin fokus dan kuat roh spiritual kita, semakin besar dampak kerusakan yang dihasilkan. Akan tetapi kelemahannya ketika melakukan lemparan sinar tersebut, maka tubuh kita akan tidak terlindungi sampai beberapa saat.

Sepertinya hal itu tidak masuk akal, bagaimana manusia bisa bertahan dari bom?, Bagaimana hal ini bisa terjadi?. Mengenai hal ini akan kita bahas di lain waktu

Akan tetapi Untuk sedikit memperjelas mengenai hal tersebut berdasar logika, secara garis besar bisa digambarkan, bahwa yang berada dalam peperangan tersebut bukanlah diri, tubuh atau jasmani kita, akan tetapi roh dari dimensi spiritual yang menyeruak keluar. Karena dari dimensi roh maka mustahil bisa terkena efek serangan dari dimensi dunia nyata.

Setelah anda merasa yakin akan memperdalam ilmu ini, maka ritual yang harus dilakukan untuk memperkuat roh kita adalah:

Puasa 40 hari dan selama itu hanya boleh makan satu kali setiap jam 12 malam.
Nglowong selama 7 hari 7 malam
Mulai ritual hari Sabtu Kliwon.
Lihat kalender Jawa

Kemudian ketika, akan atau tengah berada dalam peperangan maka aji gelap ngampar ini dirapal atau dibaca, dengan keyakinan, fokus serta konsentrasi.


Ajian Gelap Ngampar:
Ingsun amatak ajiku si gelapngampar
gebyar gebyar ono ing dadaku
ulo lanang guluku, macan galak ono raiku
suryo kembar ono netraku
durgo dek lak ono pupuku
gelap ngampar ono pangucapku
gelap sewu ono suwaraku
ah.. aku si gelap sewu


Dalam bahasa Indonesia
Aku merapal ajiku si gelap ngampar
berkibar kibar dalam dadaku
ular jantan leherku, harimau galak ada di wajahku
surya kembar dalam mataku
durga dek akan berada dipahaku
gelapngampar berada dalam perkataanku
gelap sewu (seribu) ada dalam suaraku
ah... aku si gelapsewu

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda